Lompat ke isi utama

Berita

DARI EVALUASI KE AKSI: BAWASLU MALAKA SIAP SOSIALISASI KE SEKOLAH DAN KOMUNITAS DISABILITAS

Malaka

Anggota dan Kepala Sekretariat serta Staf Bawaslu Malaka

Betun, 3 Juni 2025 — Dalam rangka meningkatkan efektivitas kerja kelembagaan dan kualitas pengawasan pemilu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Malaka menggelar rapat evaluasi pelaksanaan tugas bulan Mei serta menyusun rencana kerja untuk bulan Juni 2025. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Sekretariat Bawaslu Malaka pada Selasa (3/6), dihadiri oleh seluruh jajaran sekretariat.
Rapat ini dibuka oleh Anggota Bawaslu Malaka, Aprianus Putrason Niron, S.Fil., yang didampingi oleh Kepala Sekretariat, Anderias Nahak, S.Sos. Dalam sambutannya, Putra menegaskan pentingnya evaluasi bulanan sebagai langkah strategis untuk memperkuat kinerja kelembagaan.
“Setiap bulan adalah kesempatan untuk menilai sejauh mana kita bekerja sesuai mandat. Evaluasi ini harus menjadi ruang untuk memperbaiki, menguatkan koordinasi, dan meningkatkan kualitas pengawasan pemilu,” ujar Putra.
Sementara itu, Kepala Sekretariat Anderias Nahak menyampaikan bahwa pelaksanaan tugas pegawai harus berlandaskan pada aturan kelembagaan, terutama Peraturan Bawaslu Nomor 10 Tahun 2014 tentang Tata Tertib Pegawai di Lingkungan Sekretariat Jenderal Bawaslu, yang mengatur soal kehadiran, izin, dan tanggung jawab kerja.
“Kedisiplinan bukan hanya soal hadir atau tidak, tetapi soal komitmen terhadap tugas. Kita bekerja dalam sistem yang menuntut integritas dan profesionalisme,” tegas Anderias.
Dalam kesempatan rapat ini, Sekretariat Bawaslu juga secara resmi menyambut kedatangan dua staf CPNS baru yang baru bergabung. Kedua pegawai tersebut diberi kesempatan untuk memperkenalkan diri kepada seluruh jajaran, menandai awal perjalanan mereka dalam memperkuat tim Bawaslu Malaka. 
Berkaitan dengan agenda Rapat, dalam kesempatan tersebut ada lima agenda utama yang dibahas:
1.    Evaluasi pelaksanaan tugas bulan Mei dan penyusunan rencana kerja bulan Juni 2025.
2.    Penguatan komitmen kedisiplinan dan etika kerja aparatur sekretariat.
3.    Penjabaran kebijakan kelembagaan dari Bawaslu RI dan Bawaslu Provinsi NTT.
4.    Realokasi personel sekretariat antar-subbagian/divisi sesuai kebutuhan.
5.    Sesi warna sari sebagai momen refleksi dan penguatan kebersamaan.

Malaka

Sebagai bagian dari rencana kerja bulan Juni, Bawaslu Malaka akan melaksanakan dua kegiatan utama di luar tahapan:
•    Sosialisasi pengawasan pemilu kepada kelompok disabilitas, guna memperkuat partisipasi inklusif dalam proses demokrasi.
•    Sosialisasi ke sekolah-sekolah, khususnya kepada siswa siswi tingkat SMA, untuk menanamkan kesadaran pemilu sejak dini, serta memperkenalkan kedudukan dan kewenangan Bawaslu dalam Pemilu dan Pemilihan.
“Bawaslu Malaka akan turun langsung ke sekolah-sekolah dan komunitas disabilitas untuk melakukan edukasi. Ini penting agar demokrasi tidak hanya menjadi milik sebagian, tetapi semua,” tutup Putra.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Malaka menunjukkan komitmennya untuk terus memperkuat kelembagaan secara internal dan mendorong pengawasan partisipatif di tingkat masyarakat demi terwujudnya pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

Penulis dan Foto: PBS/Humas

Editor: PN/Humas