|
Judul: Aparatur Sipil Negara dalam Perebutan Kekuasaan di Pilkada
Penulis: Fritz Edward Siregar
Penerbit: Konstitusi Press
Tahun Terbit: 2020
Tebal: 202 hlm
Peresensi: Putra Niron
Isi Resensi
Buku Aparatur Sipil Negara dalam Perebutan Kekuasaan di Pilkada karya Fritz Edward Siregar menyoroti persoalan klasik namun krusial dalam demokrasi lokal: netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Fritz, yang dikenal sebagai mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sekaligus akademisi hukum tata negara, mengupas tema ini dengan mendalam dan kritis.
Latar belakang penulisan buku ini berangkat dari paradoks yang nyata di lapangan. Secara hukum, ASN diwajibkan netral dan dilarang terlibat dalam politik praktis. Namun, dalam praktik, pelanggaran netralitas justru kerap terjadi dan bahkan seakan menjadi bagian dari dinamika Pilkada di berbagai daerah.
Dalam pembahasannya, penulis menyajikan data rekapitulasi kasus pelanggaran ASN, mengklasifikasikan pola-pola yang muncul, serta menyinggung faktor penyebabnya. Analisisnya tidak berhenti pada sisi hukum, tetapi juga menyinggung aspek politik dan sosial, seperti tekanan kekuasaan, patronase, hingga ambisi personal ASN.
Fritz juga menekankan peran lembaga pengawas seperti Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Bawaslu, sekaligus mengkritisi celah regulasi yang kerap dimanfaatkan untuk melemahkan prinsip netralitas. Di sinilah kekuatan buku ini, karena analisis penulis tidak semata-mata teoritis, melainkan berangkat dari pengalaman langsung dalam menangani kasus pelanggaran di lapangan.
Kekuatan Buku
1. Data dan Fakta Konkret – Penyajian data rekapitulasi kasus membuat pembaca bisa melihat gambaran nyata tentang persoalan netralitas ASN.
2. Perspektif Praktis – Sebagai mantan anggota Bawaslu, Fritz menghadirkan pengalaman empiris yang memperkaya analisis.
3. Bahasa yang Lugas – Meski topiknya serius, gaya penulisan cukup mudah dipahami baik oleh akademisi maupun pembaca umum.
Relevansi
Buku ini memiliki manfaat luas. Bagi akademisi, ia menjadi referensi penting dalam studi demokrasi, politik lokal, dan administrasi publik. Aktivis dan pegiat pemilu dapat memanfaatkannya untuk memperkuat advokasi dan pendidikan pemilih. Bahkan bagi ASN sendiri, buku ini menjadi pengingat tentang pentingnya menjaga integritas, sekaligus memahami risiko bila terlibat dalam politik praktis.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, Aparatur Sipil Negara dalam Perebutan Kekuasaan di Pilkada adalah bacaan komprehensif yang membedah persoalan pelik netralitas ASN dalam Pilkada. Fritz Edward Siregar berhasil menyajikan isu yang kompleks ini dengan analisis tajam, argumentasi kuat, dan bahasa yang lugas. Buku ini layak dijadikan rujukan bagi siapa pun yang peduli pada tegaknya demokrasi lokal di Indonesia.