|
PEMILU
Sudah tiga puluh menit
ia tatap kertas itu!
Di sana ada; senyuman, janji - janji, aroma seratus ribuan, ketulusan lima tahun sekali.
Sudah tiga puluh menit
ia menimbang - nimbang!
"Senyum - senyum ini terlalu kaku. Untuk apa janji - janji kosong? Aroma uang memabukkan. Ketulusan sejati tak datang lima tahunan."
Ia lipat kertas itu, keluar dari bilik, menyimpannya dalam kotak, lalu pulang dengan sukacita.
"Aku telah menentukan masa depan bangsa ini! "
Betun, 31 Juli 2025
(Ryan Saputra Laka)
Biodata Penulis:
Ryan Saputra Laka, tinggal dan bekerja di Betun, Malaka. Ia finalis Duta Bahasa NTT 2018. Suka jalan - jalan dan menulis puisi di akun instagram : @gariens__