Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Malaka Ikuti Evaluasi SDMO se-NTT

Malaka SDMO

Malaka, 4 Maret 2026 — Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Malaka mengikuti Rapat Evaluasi Kinerja Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan, dan Pelatihan (SDMO) yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (3/3/2026) pukul 10.00 WITA.
Kegiatan ini diikuti langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Malaka, Nadap Betty. Forum tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus konsolidasi untuk memperkuat pelaksanaan tugas kelembagaan serta merumuskan inovasi program kerja pengawasan pemilu tahun 2026 bagi Bawaslu kabupaten/kota se-Provinsi NTT.
Dalam arahannya, Koordinator Divisi SDMO Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur, James Welem Ratu, menegaskan bahwa masa non-tahapan pemilu merupakan momentum penting untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia pengawas pemilu.

SDM


“Momentum saat ini harus dimanfaatkan karena belum memasuki tahapan pemilu. Peningkatan kapasitas staf penting dilakukan agar seluruh jajaran memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam menghadapi pengawasan Pemilu 2029,” ujarnya.
Ketua Nadap Betty menyampaikan bahwa keikutsertaan Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Malaka dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kualitas SDM serta memperkuat tata kelola organisasi. Ia menilai, masa di luar tahapan pemilu harus dimanfaatkan secara produktif untuk memperkuat kapasitas internal lembaga.
“Bawaslu Malaka berkomitmen memanfaatkan masa non-tahapan ini untuk memperkuat kemampuan dan kesiapan jajaran pengawas, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan, maupun inovasi program kerja,” ungkapnya.
Dalam rapat evaluasi tersebut, sejumlah agenda strategis turut dibahas, antara lain penyusunan inovasi program SDMO di luar tahapan pemilu, penyelesaian kewajiban administrasi berupa Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan, serta penyusunan linimasa kegiatan “Bawaslu Membelajarkan” melalui metode pemaparan materi oleh Bawaslu kabupaten/kota yang dilanjutkan dengan sesi tanggapan dan diskusi.
Selain itu, peserta juga membahas pengumpulan video praktik terbaik pengawasan selama tahapan pemilu, serta rencana peningkatan kapasitas staf melalui simulasi penerimaan laporan dugaan pelanggaran, penyusunan kajian, mediasi sengketa proses, hingga pelaksanaan sidang adjudikasi sengketa proses pemilu.
Melalui kegiatan ini, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Malaka berharap dapat terus memperkuat profesionalitas pengawas pemilu di daerah serta memastikan kesiapan kelembagaan dalam menghadapi agenda pengawasan pemilu yang akan datang, khususnya menuju Pemilu 2029.

Penulis dan Foto: NB/Humas

Editor: ABR/Humas