Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Malaka Segarkan Inovasi BerKata, Ruang Literasi Kepemiluan dan Pengawasan untuk Publik

Malkaa

Betun, 1 Juni 2026 – Bawaslu Kabupaten Malaka melakukan penyegaran terhadap program inovasi literasinya yang sebelumnya dikenal dengan nama #BerKata. Kini hadir sebagai BerKata, program tersebut diperkenalkan dengan identitas visual baru sebagai simbol semangat baru dalam menghadirkan ruang literasi kepemiluan, pengawasan partisipatif, dan edukasi publik yang lebih dekat dengan masyarakat.

Penyegaran ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu Malaka untuk terus mengembangkan metode penyampaian informasi yang adaptif, kreatif, dan relevan dengan perkembangan zaman, tanpa meninggalkan tujuan utama program sebagai media edukasi publik dan penguatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan demokrasi.

BerKata merupakan salah satu inovasi Bawaslu Malaka di bidang literasi yang dikembangkan sebagai ruang berbagi informasi, pengetahuan, dan gagasan kepada masyarakat. Sejak pertama kali diluncurkan dengan nama "#BerKata", program ini secara konsisten menghadirkan berbagai konten edukatif yang berkaitan dengan kepemiluan, pengawasan partisipatif, tugas dan fungsi Bawaslu, pencegahan pelanggaran, serta berbagai isu sosial yang mendorong tumbuhnya budaya berpikir kritis di tengah masyarakat.

Melalui berbagai unggahan yang dipublikasikan secara berkala melalui media sosial, #BerKata telah menjadi salah satu medium komunikasi publik Bawaslu Malaka yang menghadirkan informasi dengan pendekatan yang sederhana, ringan, namun tetap bermakna. Berbagai tema yang diangkat tidak hanya berfokus pada tahapan pemilu dan pemilihan, tetapi juga menyentuh aspek literasi, refleksi sosial, pendidikan demokrasi, hingga nilai-nilai kehidupan yang relevan dengan keseharian masyarakat.

Memasuki bulan Juni 2026, Bawaslu Malaka melakukan penyegaran identitas program dengan memperkenalkan nama "BerKata" sebagai identitas utama yang menggantikan penggunaan tanda pagar (#) pada nama sebelumnya.

Perubahan tersebut bukan sekadar pergantian nama maupun logo, melainkan bagian dari penguatan branding program agar lebih fleksibel, mudah dikenali, dan mampu menjangkau lebih banyak kalangan. Di balik perubahan visual tersebut, nilai-nilai dan tujuan yang selama ini menjadi fondasi program tetap dipertahankan.

BerKata tetap hadir sebagai ruang belajar bersama yang menghubungkan masyarakat dengan berbagai informasi kepemiluan, pengawasan, dan demokrasi. Program ini juga terus didorong menjadi wadah yang mempertemukan pengetahuan, refleksi, dan partisipasi publik dalam mengawal proses demokrasi yang berkualitas.

Melalui identitas baru ini, BerKata akan kembali hadir secara lebih aktif dengan berbagai sajian konten yang lebih segar, kreatif, dan kontekstual. Selain mengangkat isu-isu kepemiluan dan pengawasan partisipatif, BerKata juga akan menghadirkan konten-konten literasi yang mendorong masyarakat untuk terus belajar, membaca, berpikir kritis, serta berani menyampaikan gagasan secara bertanggung jawab.

Sebagai ruh gerakan, BerKata tetap berpijak pada tiga nilai utama yang menjadi arah perjalanannya, yakni "Baca, Pikir, dan Suarakan".

"Baca" merupakan ajakan untuk terus memperluas wawasan melalui informasi yang akurat, kredibel, dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Pikir" menjadi dorongan untuk membangun budaya berpikir kritis, rasional, dan tidak mudah terpengaruh oleh hoaks maupun disinformasi.

Sementara "Suarakan" merupakan semangat untuk menyampaikan gagasan, aspirasi, dan pandangan secara bertanggung jawab demi terciptanya kehidupan demokrasi yang sehat dan partisipatif.

Peluncuran identitas baru BerKata yang bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum untuk menegaskan kembali pentingnya literasi sebagai bagian dari pembangunan demokrasi. Pengawasan tidak hanya dilakukan melalui mekanisme kelembagaan, tetapi juga melalui peningkatan kesadaran masyarakat agar semakin memahami hak, kewajiban, serta perannya dalam kehidupan demokrasi dan kepemiluan.

Ke depan, BerKata diharapkan terus menjadi ruang literasi publik yang memperkuat pemahaman masyarakat mengenai kepemiluan, pengawasan partisipatif, dan nilai-nilai demokrasi. Melalui semangat baru yang diusung, BerKata diharapkan mampu menghadirkan informasi yang edukatif, inspiratif, dan mudah diakses, sekaligus menjadi jembatan antara Bawaslu dan masyarakat dalam mewujudkan demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas di Kabupaten Malaka.

Karena demokrasi yang kuat lahir dari masyarakat yang gemar membaca, terbiasa berpikir kritis, dan berani menyuarakan kebenaran.

Penulis dan Foto: Guezt/Humas

  Editor: PN/Humas