Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Malaka Ikuti Rapat Evaluasi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Pengawasan PDPB Semester II Tahun 2026

Malaa

Malaka, 6 Agustus 2026 – Bawaslu Kabupaten Malaka mengikuti Rapat Evaluasi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester II Tahun 2026 yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis (6/8).

Kegiatan ini diikuti oleh 22 Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai forum evaluasi pelaksanaan program kerja Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H) selama Semester II Tahun 2026.

nvhnbj

Rapat dipimpin oleh Amrunur Muh. Darwan, S.Si, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dalam arahannya, ia memaparkan capaian pelaksanaan program pada tiga bidang utama, yaitu pencegahan, partisipasi masyarakat, dan pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB).

Pada aspek pencegahan, Bawaslu Provinsi NTT menyampaikan bahwa publikasi, kegiatan partisipasi masyarakat, serta identifikasi potensi kerawanan masih menjadi bentuk pencegahan yang paling banyak dilaksanakan. Sementara itu, pada bidang partisipasi masyarakat, evaluasi difokuskan pada penguatan program pengawasan partisipatif, seperti Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P), Forum Warga, Pojok Pengawasan, Kampung Pengawasan, hingga Komunitas Digital.

Kemudian pada bidang pengawasan PDPB, dipaparkan hasil uji petik data pemilih beserta sejumlah rekomendasi untuk meningkatkan kualitas pemutakhiran data pemilih berkelanjutan melalui penguatan koordinasi dan validasi data.

Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Malaka berhasil masuk dalam 10 besar Bawaslu Kabupaten/Kota se-Indonesia dalam pembentukan Komunitas Digital Pengawasan Partisipatif. Hingga Semester II Tahun 2026, Bawaslu Kabupaten Malaka telah membentuk tiga Komunitas Digital sebagai wadah kolaborasi masyarakat dalam mendukung pengawasan pemilu melalui media digital.

Capaian tersebut menjadi motivasi bagi Bawaslu Kabupaten Malaka untuk terus memperkuat pengawasan partisipatif serta meningkatkan kualitas pelaksanaan program pencegahan dan pengawasan PDPB melalui kolaborasi dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan.

Hasil evaluasi ini diharapkan menjadi bahan perbaikan dalam penyusunan strategi pelaksanaan program pada semester berikutnya, sehingga pengawasan pemilu dapat terlaksana secara lebih efektif, akuntabel, dan berintegritas.

Penulis dan Foto: Ola/Humas

Editor: HBS/humas